Tuhan yang Kupercayai

- Penulis

Rabu, 28 Desember 2011 - 02:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siapakah Tuhan? siapakah Allah?

begitu banyak gambaran tentang diriNya

sekian defenisi menumpuk dalam kesadaran manusia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

terlampau banyak ide mengenai Dia

siapakah Dia?

banyak orang membunuh atas namaNya

tak kurang juga yang menipu demi namaNya

berjuta alasan munafik telah timbul karenaNya

juga hukum-hukum dan peraturan bengis untuk memuliakan Dia

benarkah itu identitas diriNya?

jika ada bencana, Dia disebut sedang beri cobaan

jika ada kehancuran, Dia jadi asal-muasalnya

jika ada kelaparan, wabah, sakit Dia lagi murka

jika ada kematian orang tercinta, di kotbah2 disebut, Tuhan telah memanggilnya

karena lebih mencintai dia

betulkah itu adalah jati diriNya?

Allah yang merampas?

Allah yang tega?

Allah yang jahat?

apakah dalam diri Allah ada dua kodrat yang saling berlawanan

(kadang Dia baik, kadang Dia jahat)?

malam2 permenunganku menyentuh kesadaran

bahwa manusia terlalu gampang menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan

bahkan jika yang diserahkan itu adalah sesuatu yang melawan kodratNya…

manusia mengalami penderitaan, termasuk kematian sebagai akibat dari eksistensinya yang rapuh

ia menerima kerapuhan itu sebagai pewarisan terberi,

dunia ini bisa hancur karena kodratnya yang fana, berproses terus menerus sesuai hukum alam,

pengalaman-pengalaman kekacauan, peperangan, ketidakadilan, penindasan

adalah bagian tak terpisahkan dari penyalahgunaan kebebasan manusia

dan instink dasarnya untuk menguasai…

apakah Tuhan juga merupakan asal kejahatan, bencana, kelaparan, kebinasaan, kemelaratan, sekit, kematian sekaligus sumber sumber kebaikan, cinta dan sayang?

saya tidak meyakini itu

karena esensi dan eksistensi Tuhan adalah kebaikan.

hanya yang baik datang dari Tuhan karena itu adalah kodratNya!

kodrat inilah yang seharusnya mengubah setiap orang yang percaya:

“kebaikan”

sehingga dunia ini kian sembuh dari segala deritanya

termasuk karena iman yang salah kaprah…

(Ruteng, saat Hujan sedang mengguyur deras…keheningan menjadi warna siang ini).

Komentar

Berita Terkait

Ke Mana Gereja Keuskupan Ruteng?
Awas Bulan Maria!
Siapa Menciptakan Tuhan?
Renungan atas Yes 55:10-11-Rm 8:18-23-Mat:13:1-23
KOTBAH YANG MENGALIR DARI KEDALAMAN BATIN & Urgensitas Meditasi Dalam Kehidupan Imam
YESUS KRISTUS Perspektif Konsili Vatikan II-Sebuah Diskusi
Kain Songke dan Bahasa: Penanda Inkulturasi di Manggarai
Menggagas Teologi Pertanian di Manggarai-Sebuah Pendekatan Biblis

Berita Terkait

Minggu, 10 Juli 2022 - 14:48 WITA

Ke Mana Gereja Keuskupan Ruteng?

Sabtu, 1 Mei 2021 - 12:32 WITA

Awas Bulan Maria!

Minggu, 18 April 2021 - 18:24 WITA

Siapa Menciptakan Tuhan?

Minggu, 27 September 2020 - 03:54 WITA

Renungan atas Yes 55:10-11-Rm 8:18-23-Mat:13:1-23

Minggu, 27 September 2020 - 03:29 WITA

KOTBAH YANG MENGALIR DARI KEDALAMAN BATIN & Urgensitas Meditasi Dalam Kehidupan Imam

Sabtu, 4 Juli 2020 - 03:52 WITA

YESUS KRISTUS Perspektif Konsili Vatikan II-Sebuah Diskusi

Jumat, 29 Mei 2020 - 17:40 WITA

Kain Songke dan Bahasa: Penanda Inkulturasi di Manggarai

Senin, 25 Mei 2020 - 19:16 WITA

Menggagas Teologi Pertanian di Manggarai-Sebuah Pendekatan Biblis

Berita Terbaru

Foto: Jokowi diterima secara adat Manggarai (sumber: secretariat negara).

Politik

Joko Widodo dan NTT, Secercah Harapan

Selasa, 5 Des 2023 - 17:17 WITA

Buku

Petrus Djawa Sury, Pengabdian Tanpa Batas Pada Kebaikan

Sabtu, 11 Nov 2023 - 11:10 WITA

Berita

Kreba Di’a Dite, 1 Tahun Media Paroki Kumba

Senin, 25 Sep 2023 - 11:49 WITA

Foto: Erat menggenggam tangan anak-anak Ende, memotivasi, memberi spirit untuk menghasilkan Generasi Emas 2045 (sumber: Humas Kab. Ende).

Sosok

Membangun Generasi Emas Kabupaten Ende

Selasa, 15 Agu 2023 - 19:33 WITA