Sosok

Pejuang Itu Telah Pergi

In Memoriam Wilhemus Wanggut

Kanisiusdeki.com – Hari ini, Sabtu, 26 Februari 2022, saya mendapat kabar duka. Mus Wanggut telah pergi. Lelaki aktivis LSM ini berkanjang dalam konsistensi sepanjang hidupnya. Kata-kata dan tindakanya selalu bersesuaian. Ia berusaha berjalan dalam rel itu. Sejarah, prinsip, aplikasi yang relevan dan kontekstual selalu menjadi bagian yang mengental dengan dirinya.

Dalam kesehariannya Mus coba memempatkan semua nilai pada kehidupannya. Pertautan kebenaran dalam tindakan. Ia memegang teguh itu sepanjang hidupnya. Pada era Bupati Gaspar Parang Ehok (1989-1999), namanya disanding dengan Pius Hamid.[1] Mereka diidentikkan sebagai panglima yang membela rakyat. Saking kerapnya mereka menyampaikan sikap kritis, Pemkab merasa orang-orang ini perlu bekerja di dalam system. Karena itu, pernah mereka ditawari untuk menjadi ASN. Tawaran itu mereka tolak. Alasannya, mereka bersikap kritis bukan untuk mendapat posisi atau tempat kerja.

Di zaman Bupati Antony Bagul Dagur menjabat (2000-2005), perlawanan bersama rakyat mereka giatkan dalam menentang kebijakan pembabatan kopi rakyat. Hal itu memang masuk akal. Ribuan lahan kopi masyarakat dibabat habis. Bahkan catatan sejarah merekap, pada 10 Maret 2003, 6 orang warga mati tertembak di Polres Manggarai, 3 orang yang terkena tembakan diamputasi dan 70an orang mengalami luka berat dan ringan tatkala mereka menuntut keadilan terhadap rekan-rekan mereka yang ditahan.[2]

Kerasnya perjuangan, hingga mendatangkan Komnas HAM, kala itu membuat silang sengketa masyarakat dan Pemkab menjadi kian rumit. Hal itu mendulang usaha yang lebih kuat lagi bagi pegiat LSM. Sebagian rekan seperjuangan mereka akhirnya “mengalah”. Mereka meninggalkan jalan kejuangan itu dan memilih defenisi- defenisi baru bagi front pertarungannya.

Kemandirian dan pilihan hidup mereka tetap konsisten persis ketika lembaga-lembaga yang mem-back up mereka mulai beralih isu. Alhasil, kekuatan bergerak mereka melamban karena minim sokongan. Pius dan dirinya lalu memilih jalan legislatif sebagai alternatif. Pius berhasil menjadi anggota dewan di Manggarai Timur. Mus belum berhasil. Semacam ada “turning point” lalu mereka seakan kehilangan suara dengan dukungan mayoritas rakyat.

Meskipun begitu, mereka tetap bersekutu dalam idealisme tanpa henti untuk kebaikan masa depan Manggarai. Aneka analisis dan protes konstruktif mereka jalankan sebagai medium pembebasan.

Kiprahnya di dunia akademik patutlah diacungi jempol. Jauh sebelum para akademisi kampus dijadikan rujukan bagi peneliti luar, Mus menjadi salah satu corong isu ke luar negeri dalam bahasan jurnal dan publikasi internasional tentang Manggarai. Seperti rekannya Wempy Anggal, ia berkawan baik dengan beberapa peneliti, antara lain, Maribeth Erb,[3] antropolog kondang tentang Manggarai dari National University of Singapore. Dalam negeri ia berkawan dengan Maria R. Ruwiastuti untuk mendalami penelitian konflik agraria di Manggarai.[4] Kemampuan bahasa asingnya yang bagus menjadi salah satu marka konseptual untuk analisis-analisisnya.

Cintanya terhadap Manggarai sebanding dengan kasihnya untuk kampung halamannya, Tenda. Ia menangis untuk kampung halamannya. Menangis karena perpecahan, perbedaan yang susah didamaikan dan kampung yang sulit bersatu. Hukum logis bisa memastikan, kampungnya terus terdepak dari kemenangan politis di setiap event. Ironi bagi kampung yang menyerahkan setengah tanah ulayatnya bagi Kota Ruteng.

Ia melintasi jalanan kota dengan berjalan kaki. Kehidupannya bukanlah “fuga mundi”[5] melainkan sebuah “budaya tanding”[6] untuk memerotesi kemapanan dan kemewahan yang dihasilkan ketakdilan, pemerasan dan rampasan dalam wajah baru: korupsi. Ia menjadi “suara sekaligus tindakan profetik” bagi dunia yang penuh drama kepalsuan. Ia mengajarkan kesejatian hidup dengan tindakan, bukan saja dengan kata-kata. Kesederhanaan, kesahajaan juga kedinaannya merupakan sebuah persembahan untuk tetap mengingat bahwa kehidupan dunia adalah Mose Dokong (hidup sementara)[7] yang tak boleh dicemari kerakusan dan perampasan. Hidup yang berkeadilan dalam kebenaran dan cinta pada kebaikan.

Saban hari, bersama Star de Deki kami mengunjungi Mus Wanggut di rumahnya. Ini adalah sebentuk usaha menarik daya positifnya, menimba nilai-nilai yang dihayatinya. Ada dialog yang menyejukkan. Ada harapan-harapanya bagi generasi muda, termasuk bagi Star. Itulah energi yang terus memikat kami datang. Air matanya kini tak mengalir lagi. Ia menutup usia dalam umur 68 tahun. Pada Senin, 28 Februari 2022 ia dikebumikan. Ia pergi dengan asa yang entah kapan jadi kenyataan. Selamat jalan peretas jalan, semoga suatu saat harapanm


[1] Baca: https://kanisiusdeki.com/suara-yang-terus-menggema-in-memoriam-pius-hamid/.

[2] Eman J. Embu dan Robert Mirsel (ed.), Gugat! Darah Petani Kopi Manggarai (Maumere: Ledalero, 2004), hal. 71-72.

[3] Maribeth Erb, et.al., Regionalism in Post Soeharto Indonesia (Routledge, 2005); For the people or for the trees? A case study of violence and conservation in Ruteng Nature Recreation Park (January, 2007).

[4] Beberapa karya Maria R. Ruwiastuti, misalnya: Sistem Penguasaan Asli dan Politik Hukum Tanah di Manggarai Tengah, 1994; Penghancuran Hak Masyarakat Adat Atas Tanah: Sistem Penguasaan Tanah Sengketa dan Politik Hukum Agrarian (Jakarta: KPA, 1997); Penghancuran Hak Masyarakat Adat Atas Tanah (KPA, 1997).

聽[5] Fuga Mundi, sebuah istilah yang digunakan dalam teologi kehidupan religius yang berarti “melepaskan diri dari dunia” dengan pertobatan dan penerimaan sukarela atas sikap kesepian, penolakan dan doa. Sedangkan istilah “Fugue mundi” sering disalahartikan sebagai pelarian dari dunia atau bahkan penghinaan terhadap dunia.

[6] Dalam catatan S.B. Bevans, model ini memiliki tiga langkah: pertama nian, pertobatan yakni penerimaan pengalaman masa lampau (Kitab Suci dan tradisi) sebagai petunjuk tentang makna sejarah (sosiologi adikodrati); kedua, perspektif yakni menggunakan pengalaman masa lalu sebagai lensa untuk melihat; ketiga, interpretasi, kritik, penyingkapan dan tantangan terhadap masa kini berupa kebudayaan, lokasi sosial dan perubahan sosial. Untuk pendalaman baca: Stephen B. Bevans, Models of Contextual Theology (New York: Orbis Books, 2002).

[7] Kenyataan ini sungguh disadari sebagai hal hakiki misalnya lagu dalam Dere Serani: Doing koe o bermakna mengajak manusia bahwa hidup ini harus disadari sebagai perjalanan sementara menuju kehidupan abadi.

Kanisius Deki

Staf Pengajar STIE Karya, Peneliti Lembaga Nusa Bunga Mandiri

Artikel Terkait

28 Komentar

  1. Kemandirian dan pilihan hidup mereka tetap konsisten persis ketika lembaga-lembaga yang mem-back up mereka mulai beralih isu.
    Meskipun begitu, mereka tetap bersekutu dalam idealisme tanpa henti untuk kebaikan masa depan Manggarai. Aneka analisis dan protes konstruktif mereka jalankan sebagai medium pembebasan.
    Jadi dapat di simpulkan bahwa, meskipun ada berbagai masalah tetapi dengan adanya sikap kemandirian yang tertanam didalam diri, maka adanya rasa idealisme untuk kebaikan masa depan manggarai

  2. Jadi, dapat disimpulkan bahwa, meskipun ada berbagai masalah tetapi dengan adanya sikap kemandirian yang tertanam di dalam diri, maka adanya rasa idealisme untuk kebaikan masa depan masyarakat manggarai

  3. Selamat Jalan Bpk. Mus Wanggut馃槶

    Sosok yang patut diikuti dan dipelopori sebagai bapak pejuang untuk Manggarai, rekam jejak atau Trikc recordmu yang baik itu akan kami teladani sebagai generasi penerus Manggarai. Pergerakmu yang dulu kini pemudah kembali berkiprah untuk orang yang tertindas oleh mereka yang sering lupa atau pura-pura lupa dan apa yang terjadi dimasamu akan terjadi pula dimasa sekarang. Dimensi otorisasi dan akuntabilitas oleh kaum elit sangatlah minim, hal tersebut dibuktikan dari setiap kinerja dari beberapa kaum elit (tidak semua) itu masih mengadung kontroversi publik…Besar harapan kami semoga kondisi Manggarai kedepannya tidak mengandung ekonomi polusi tetapi ekonomi pembangunan jadi prioritas.

    Rip Bpk. Mus Wanggut
    Amal baikmu Kiranya Surga tempatmu

  4. setelah saya membaca Artikel ini ada beberapa kalimat yang membuat saya sebagai orang muda Manggarai sangat terharu..
    Pertautan kebenaran dalam tindakan sehingga dapat diidentikan sebagai panglima yang membela rakyat..
    Bersikap kritis bukan untuk mendapat posisi atau tempat kerja..
    kerasnya perjuangan,kemandirian dan pilihan hidup untuk mendapat dukungan mayoritas rakyat demi kebaikan masa depan Manggarai..
    Karna kehidupan bukan “fuga Mundi” melainkan sebuah “budaya tanding” untuk memprotesi kemapanan dan kemewahan yang dihasilkan ketakdilan, pemerasan dan rempasan dalam wajah baru..
    Kesederhanaan, kesehajaan, juga kedinan merupakan sebuah persembahan untuk tetap mengingat bahwa kehidupan dunia adalah “mose dokong” (hidup sementara) yang tak boleh di cemari kerakusan dan perampasan. Hidup yang berkeadilan dalam kebenaran dan cinta pada kebaikan..
    Dari sini saya dapat mengerti bahwa kehidupan itu hanya bersifat sementara..

  5. Setelah saya membaca artikel di atas dapat disimpulkan bahwa kahadiran baliau mambuat kita merubah dan membawa kita ke kajalan yang benar dan harus memprioritaskan, lahan atau hasil bumi yang kita miliki dan kita sebagai manusia yang berakal budi agar tidak di rendahkan oleh orang lain atas HAM kita.Dalam satu pekerjaan kita tidak boleh bersikap kritis untuk mendapatkan pekerjaan yang baik melainkan untuk kebaikan kita bersama.

  6. Setelah saya membaca artikel diatas yang berjudul ” pejuang itu telah pergi”,saya menemukan sepatah kata yang sangat mengerakkan hati para generasi muda, bahwa sebagai kaum muda Manggarai harus dapat mencontohi sikap dari bapak mus wanggut dimana kita sebagai kaum muda harus berkonsisten dengan kata -kata dan selalu bersesuai dengan tindakan.kita sebagai kaum muda harus dapat menempatkan hidup kita untuk selalu memegang teguh sepanjang hidupmu,dari perjuangan mereka yang tidak pernah punah membuat masyarakat mengidentikan mereka sebagai panglima yang membela rakyat.
    Yang lebih kokohnya perjuangan mereka adalah saat mereka menentang kebijakan pemerintah dalam pembabatan kopi rakyat dan kita harus mencontohi sikap mereka bahwa kita sebagai kaum muda harus dapat menentangkan kebijakan pemerintah jika kebijakan itu dapat merugikan kita. Dan dia yang sebagai pemerintah seharusnya tidak semena-mena bagi rakyat yang kecil.
    Bahkan mereka tetap konsisten meskipun kerasnya perjuangan, sampai- sampai mereka tidak takut ada komnas di situ,demi membela Manggarai mereka mempertaruhkan nyawanya.lebih kagumnya lagi dari sikap para LSM ini mereka mengkukuhkan agar lebih kuat lagi dalam membela rakyat yang ditindas oleh pemerintah dan mereka tetap bersekutu dalam idealisme,tanpa henti untuk kebaikan masa depan Manggarai.

  7. Dari artikel diatas dapat saya simpulkan bahwa :Serumit apa pun masalahnya pasti bisa ditangani karena,setiap individu memiliki komitmen tersendiri dalam dirinya.Bagaimana iya menjalankan aktivitas ataupun masalah yang iya hadapai, dengan komitmen yang iya buat iya bisa menyelesaiknnya dengan baik.

  8. 诇驻注诪讬诐 讬讜爪讗讬诐 诇讞讜驻砖讛, 讗讘诇 讝讛 专拽 驻注诐
    讘讬讜讘诇 讻讗砖专 讛诐 讻讘专 诇讗 注讜诪讚讬诐 讘诇讞爪讬诐.
    讘讗讜驻谉 讟讘注讬, 注讬住讜讬 讗专讜讟讬,
    注诇 讗祝 讛讬讜转诐 讟讬驻讜诇讬诐 诪拽爪讜注讬讬诐 砖讘讛讞诇讟 诪讘讬讗讬诐 诇讛拽诇讛 注诇 讛讙讜祝 讜讛谞驻砖, 讛诐 讻讗诇讜
    砖讗谞砖讬诐 诇讗 谞讜讟讬诐 诇讛转讬讬注抓 诇讙讘讬讛诐 注诐 讞讘专讬诐 讗讜 讘谞讬 诪砖驻讞讛 讜讝讛 诪砖讛讜 砖讬讻讜诇 诇讛驻讜讱 讗转 讛讗讬转讜专 砖诇
    注讬住讜讬 讗专讜讟讬 讘讘转 讬诐 诇诪注讟 诪讜专讻讘 讬讜转专.
    注讬住讜讬 讘讚专讜诐 讘拽诇讬谞讬拽讛 驻专讟讬转 诇专讜讘 讬讛讬讛 讙诐 讝讜诇 讬讜转专, 讝讗转 诪讗讞专 讜诪讚讜讘专
    注诇 讟讬驻讜诇 砖谞注 讘讬谉 45 讚拽讜转 诇砖注讛 讜讞爪讬, 诪讘诇讬 砖讬砖谞谉 讻诇
    转讜住驻讜转 砖讜谞讜转 讻讚讜讙诪转 讗专讜讞转 讘讜拽专 讗讜 诪转拽谞讬 住驻讗.
    讻砖讗转诐 诪转注谞讬讬谞讬诐 诇讙讘讬 注讬住讜讬
    讘讚专讜诐, 讚注讜 讻讬 驻转讜讞讜转 讘驻谞讬讻诐 砖转讬 讗驻砖专讜讬讜转 注讬拽专讬讜转: 注讬住讜讬 讘讘讗专 砖讘注 讛诪转讘爪注 讘讘讬转 讛驻专讟讬 砖诇讻诐 讗讜 注讬住讜讬 讘讘讗专 砖讘注
    讛诪转讘爪注 讘拽诇讬谞讬拽讛 驻专讟讬转.
    诇讘住讜祝, 注诇 诪谞转 砖转讜讻诇讜 诇讛讙讬注 诇讻诇 讟讬驻讜诇 砖诇 注讬住讜讬 讗专讜讟讬 讘讘转 讬诐 诪讜讻谞讬诐
    讜转驻讬拽讜 诪诪谞讜 讗转 讛诪拽住讬诪讜诐 砖讛讜讗 诪爪讬注, 讞砖讜讘 诇谞讜 诇讞诇讜拽 讗转讻诐 讙诐
    诪讚专讬讱 拽爪专 注诐 讛讛讻谞讜转 砖讗住讜专 诇驻住驻住.
    诪专讙讜注 诇谞驻砖: 诪注讘专 诇讬转专讜谞讜转 讛驻讬讝讬讬诐 讛诪讜讘讛拽讬诐, 砖讜讜讛 诇讚注转 砖诇注砖讜转 注讬住讜讬 讗专讜讟讬
    讘讘转 讬诐 讝讗转 讙诐 讚专讱 谞驻诇讗讛 讜讘讟讜讞讛 诇讛专讙讬注 讗转 讛谞驻砖 砖讙诐 讛讬讗 诪转注讬讬驻转 讜谞砖讞拽 讘砖讙专讛.
    诇讗 转诪讬讚. 讬砖谞诐 诪注住讬诐 砖诪注谞讬拽讬诐 注讬住讜讬 诪拽爪讜注讬 诪住讜讙 讗讞讚 讘诇讘讚.

  9. 100,000 Backlinks only $10锛孲ubject to data from ahrefs.com.After paid $10 by PayPal (My PayPal锛歨elloboy1979@gmail.com),Tell me your URL, email and comment content.I will complete the task within ten days.But It may take up to a month for the data updated from ahrefs.com.

  10. 讛诪讟驻诇讬诐 砖讬讙讬注讜 讗诇讬讻诐 讛讘讬转讛 讬讘讬讗讜 讗讬转诐 诪讬讟转
    讟讬驻讜诇讬诐, 诪讜住讬拽讛 诪转讗讬诪讛, 砖诪谞讬诐 讗转专讬讬诐, 谞专讜转
    专讬讞谞讬讬诐 讜讻诇 诪讛 砖爪专讬讱 诇讬爪讬专转 讗讜讜讬专讛 诪讜砖诇诪转 诇讟讬驻讜诇.
    讘讬谉 诪讜爪专谞讜 转讜讻诇讜 诇诪爪讜讗: 诪讬讟转 转讬谞讜拽 讘诪讘爪注,砖讬讚讜转 讛讞转诇讛
    讝讜诇讜转,诇讜诇 诇转讬谞讜拽,讻讬住讗 诇专讻讘 诇转讬谞讜拽,转讬拽讬诐 诇注讙诇转 转讬谞讜拽, 讙讚专 诇转讬谞讜拽 讜注讜讚..
    诪诪诇讬爪讬诐 诇讻诐, 诇注讘讜专 注诇 讻诇 讛讗驻砖专讜讬讜转
    讛诪讜爪注讜转, 诇讛转专砖诐 诪讛讚讬专讜转 讜讞砖讜讘 诪讻讱 诪讛讘讞讜专讜转 讜诪讛砖讬专讜转讬诐 砖讛谉 诪爪讬注讜转 讘讗讜转谉 讚讬专讜转 讜讘讛转讗诐 诇诪讬讚注 讛诪拽讬祝 讜讛注讚讻谞讬 讗讜转讜 转拽讘诇讜 诪讛讗转专, 转讜讻诇讜 讘住讜驻讜 砖诇 讚讘专, 诇拽讘诇 讗转 讛讛讞诇讟讛 讛讟讜讘讛 讬讜转专 诇讙讘讬 讛讚讬专讛
    讛讚讬住拽专讟讬转 讛谞讘讞专转 讘讙讘注转讬讬诐- 注讻砖讬讜 讻诇 砖讗转诐 爪专讬讻讬诐 诇注砖讜转,
    讝讛 驻砖讜讟 诇讛转驻谞拽 讜诇讬讛谞讜转. 讘讞讜专讜转 诪讛住专讟讬诐 诪驻谞拽讜转 讗讜转讱 讘讚讬专讛 驻专讟讬转 讘拽专讬讜转 诪讛讘讞讜专讜转 讛讻讬 住拽住讬讜转 讘讗讝讜专!
    讗谞讞谞讜 讘驻讜专讟诇 JOY 诪讘讟讬讞讬诐 讻讬 讛转诪讜谞讜转 砖转诪爪讗讜 讘讗转专 讘讗讬讻讜转 讙讘讜讛讛 讜诪驻讜拽住诇讜转 讘讗讝讜专 讛驻谞讬诐
    讗讱 讜专拽 诪讟注诪讬 爪谞注转 讛驻专讟. 诪住驻专讬诐 讜讟诇驻讜谞讬诐 诇讛讝诪讬谉 讝讜谞讜转
    讘讞讜诇讜谉 讘讗转专 住拽住 砖诇谞讜 讘讗讝讜专 讘讞讜诇讜谉.
    讻讗谉 转讜讻诇 诇诪爪讜讗 诪讙讜讜谉 专讞讘 砖诇 讚讬专讜转 住拽住 讘讟讘专讬讛 讜讛住讘讬讘讛 讻讜诇诇 讻转讜讘讜转, 讟诇驻讜谞讬诐 讜谞讬讜讜讟 砖讬讘讬讗 讗转讻诐 讛讬讬砖专 诇注讜谞讙.
    讚讬专讜转 讚讬住拽专讟讬讜转 讘讟讘专讬讛 诪讗驻砖专讜转 讟讬讜诇 诪讜砖诇诐 讜讗讬谉 住驻讜专 诪拽讜专讜转 讘讬诇讜讬 讜讘讬谞讬讛诐 讙诐 讚讬专讜转 讚讬住拽专讟讬讜转 诇诪讬诪讜砖 讞讜讜讬讜转 讘诇转讬 谞砖讻讞讜转.
    讗讬谉 住驻拽 砖讛拽讬抓 谞专爪讛 诇讛讜爪讬讗 讗讜转诐 讻诪讛 砖讬讜转专 诪讛诪住讻讬诐
    讘讘讬转, 讜讗讬谉 讬讜转专 讻讬祝 诪拽讬讬讟谞转 讙诇讬砖讛 诇讻诇 讙讬诇, 注诐 诪讚专讬讻讬诐 诪谞讜住讬诐.
    谞讻讜谉 讬砖 讛专讘讛 诪讛 诇专讗讜转 讜诇注砖讜转 讘讬专讜砖诇讬诐
    讗讘诇 讗讬谉 讻诪讜 诇住讬讬诐 讗转 讛讬讜诐 讘讘讬诇讜讬 注诐 谞注专转
    诇讬讜讜讬. 诪住讗讝’ 注讚 讛讘讬转 讛诪转讘爪注 讘专诪转 讙谉, 注讬住讜讬 讘讘谞讬 讘专拽, 注讬住讜讬 讘讙讘注转讬讬诐 注讜讝专
    诇谞讜 诇讞住讜讱 讘讝诪谉 讛讙注讛 诇拽诇讬谞讬拽讛, 讜诪讗驻砖专 诇谞讜 诇拽讘诇 讗转 讛注讬住讜讬 讛专诇讜讜谞讟讬 诪讘诇讬 砖谞爪讘讜专 注爪讘讬诐 诪讬讜转专讬诐.

  11. 讘诪讬讚讛 讜谞驻爪注转诐 讞住 讜讞诇讬诇讛, 讘讛转讗诐 诇注爪转 讛专讜驻讗 砖诇讻诐,
    谞讬转谉 诇讘爪注 注讬住讜讬讬诐 专驻讜讗讬讬诐 讘讛转讗诐 诇住讜讙 讛驻讙讬注讛 讜诇讛讗讬抓 讗转 转讛诇讬讱 讛讛讞诇诪讛 砖诇讻诐.
    讘诪讬讚讛 讜讗转诐 讗讻谉 诪注讜谞讬讬谞讬诐 讘注讬住讜讬 注讚 讛讘讬转,
    讘讚拽讜 讛讬讟讘 注诐 讛诪注住讛 讻讬 讛讜讗 诪注谞讬拽 砖讬专讜转 砖讻讝讛.
    诇讗 专拽 讗转诐 讛讬讬转诐 讞讜诇诪讬诐 诇拽讘诇 注讬住讜讬 讘讛砖专讜谉 讜讛住讘讬讘讛 砖讻讝讛 讻诪转谞讛,
    讗诇讗 讙诐 讛讬拽专讬诐 诇讻诐 ! 注讬住讜讬 诪驻谞拽 讘讞讬驻讛 讜讛住讘讬讘讛 讘注讝专转 讗讘谞讬诐 讞诪讜转 诪住讬讬注 讛砖讬讞专讜专 砖专讬专讬诐 转驻讜住讬诐
    讜讛拽诇讛 讘诪讙讜讜谉 专讞讘 砖诇 讘注讬讜转 讚诇拽讜转 讜讻讗讘讬诐 , 谞讬拽讜讬 专注诇讬诐 诪讛讙讜祝 , 讚专讱 专讬驻讜讬 讬讞讜讚讬 讝讛 砖诇 砖讬诪讜砖 讘讗讘谞讬诐
    砖谞讜爪专讜 注状讬 诇讞抓 讜驻注讬诇讜转 讜讜诇拽谞讬转 ,
    讛讬谞讜 诪讗讜讚 讗驻拽讟讬讘讬 诇讗 专拽 讘砖诇 转讻讜谞转 讛讜讘诇转 讛讞讜诐 砖诇 讛讗讘谉 讛诪砖驻讬注讛 注诇 讗讝讜专讬诐
    谞拽讜讚转讬讬诐 讜诪注专讻转讬讬诐 讘讙讜祝 讗诇讗
    讙诐 讘砖诇 讛砖驻注转 讛讟讬驻讜诇 注诇 诪专讻讝讬 讛讗谞专讙讬讛 诇讗讬讝讜谉 讙讜祝 讜谞驻砖
    . 诪住讗讙’ 诪拽爪讜注讬 讘讘讗专 砖讘注 讛讜讗
    讟讬驻讜诇讬 讛诪讗驻砖专 诇谞专诪诇 讗转 讛转驻拽讜讚讬诐
    讛讟讘注讬讬诐 砖诇 讙讜祝 讛讗讚诐. 诪讗讞专 讜讬砖谞诐 诪讗讜转 诪注住讬诐 讜诪注住讜转, 注诇讬讻诐 诇讛讙讚讬专 讻诪讛
    驻专诪讟专讬诐 讘讻讚讬 砖转讜讻诇讜 诇讘讞讜专 讗转 讛诪注住讛 讛诪转讗讬诐 讘讬讜转专 诇爪专讻讬诐 砖诇讻诐.

    注讬住讜讬 谞讙讚 爪诇讜诇讬讟讬住 讬注谞讬拽 讗诇住讟讬讜转
    诇讬专讻讬讬诐 讜讛讬砖讘谉, 讬转拽谉 讗转 讛讚诪讜转 讜讬注讝讜专 诇讛讬讚讞拽 诇诪讻谞住讬讬诐 讗讜 诇讞爪讗讬转
    讛讗讛讜讘讬诐 注诇讬讻诐. 讻砖转讙讬注讜 讗诇 诪讻讜谉 讛注讬住讜讬, 讬讜爪讙 讘驻谞讬讻诐 砖讗诇讜谉
    砖讬讛讬讛 注诇讬讻诐 诇诪诇讗 讗讜转讜. 诇驻谞讬 讻诇 注讬住讜讬 讘讞讚专讛, 转拽讘诇讜 砖讗诇讜谉 讘专讬讗讜转 砖讗讜转讜 转爪讟专讻讜 诇诪诇讗.
    讗讬谉 讻诇 讞砖讬讘讜转 诇诇讜拽讬讬砖谉 讘讜 转拽讘诇讜 讗转 讛注讬住讜讬 讘讻诇 讛拽砖讜专 诇砖讗诇讜谉 讛讘专讬讗讜转.
    注诐 讝讗转, 讗讬谉 诇讛驻注讬诇 诇讞抓 专讘 诪讚讬 注诇 驻谞讬 讛注讜专.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button