Politik

Kemenangan Untuk Rakyat Manggarai (Catatan Pilkada ke-11)

Jelang tanggal 9 Desember 2020, eskalasi ketegangan meningkat. Beberapa kasus kekerasan terhadap anggota Laskar 88 terjadi begitu cepat. Peristiwa pemukulan hingga terluka menjadi kenyataan yang mencengangkan. Pertanyaan yang muncul adalah “haruskah setiap soal diselesaikan dengan kekerasan?”Sungguh peristiwa yang sangat disesali. Kita masih menunggu hasil penyelesaian kasus-kasus pemukulan itu oleh pihak berwajib. Setidaknya, kendati Pilkada sudah berlalu, kebenaran harus diungkap dan keadilan menjadi kenyataan bagi semua pihak.

Baca juga: Jangan Ada Intimidasi di Antara Kita

Pada subuh 9 Desember 2020, cuaca kurang mendukung. Angin kencang bertiup. Hujan mengguyur. Di banyak tempat, hujan dan angin badai seakan-akan berlomba nyali dengan penyelenggara Pilkada dan para pemilih. Namun cuaca yang kurang mendukung tidak mengganggu atau menghalangi niat para pemilik suara untuk bergegas menuju TPS. Catatan KPUD Manggarai memperlihatkan angka partisipasi pemilih terbilang baik yakni 78,3% melebihi target nasional 77,5%.

Artikel ini ingin menganalisis Pilkada Manggarai, sebuah catatan apresiatif terhadap pola berdemokrasi di Manggarai dan rencana masa depan untuk kabupaten tercinta ini.

Baca juga : Incumbent Itu Akhirnya Kalah

1 2 3 4 5Laman berikutnya

Kanisius Deki

Staf Pengajar STIE Karya, Peneliti Lembaga Nusa Bunga Mandiri

Artikel Terkait

21 Komentar

  1. Sy kira, ini suatu klimaks dr suatu tingkat kejenuhan masyarakat, pd posisi kejenuhan masyarakat ingin Menganti “menu” hidangan yg tentunya berdasarkan pd landasan konsep menu yg ditawarkan, setelah dicermati petahana yg gagal menurut sy BKN Krn TDK mampu tp soal bgm menu itu diganti dgn sajian yg baru, dgn harapan sajian2 baru itu memiliki daya untuk melakukan perubahan

  2. Menurut saya kekerasan terhadap anggota laskar 88 terjadi begitu cepat maka perstiwa pemukulan hingga terluka menjadi kenyataan yang mencengangkan dalam menyelesaikan masalah dilakukan secara baik-baik supaya yg berpihak masalah akan menemui sisi masalahnya.

  3. Trima kasih utk pikiran-pikiran bermanfaat. Hemat saya politik yg di Manggarai sudah berjalan dgn baik. Sekalipun ada hal2 yg tdk diingini olh byk orang tetapi itu dilihat sebagai bagian kecil dr pendewasaan politik. Salam damai natal kk dan siap menyambut tahun baru, menyambut perubhan yg diimpikan Rakyat Manggarai.

  4. Menurut saya ini memang sesuai dengan prinsip demokrasi Ala abraham lincoln pemerintah itu adalah dari,oleh, dan untuk rakyat, vox populi suprema lex…

  5. Menurut saya semua masalah tidak seharusnya diselesaikan dengan cara kekerasan. Kekerasan hanya bisa membuat orang lain terluka, dan dia bukan menyelesaikan melainkan menambah/memperluas masalah.

  6. menurut saya tindakan kekerasan yang di lakukan Demokrasi Abraham Colim terhadap anggota Laskar tidak boleh di contohi dalam kehidupan bermasyarakat..dimana pilkada sudah berlalu..semua politik juga sudah berlalu..tinggal bagaimana pemimpin yang sudah kita percayakan sekarang memimpin kita sebagai rakyat..

  7. Menurut saya kekrasan antara tim laksar 88 yang terjadi begitu cepat dan mencengangkan yaitu.tidak ada baiknya ketika kita anggota tim yang saling baku hantam, karna siapa saja bupatinya kita tetap menjadi masyarakat biasa.
    Jadi jangan bertingka bodo..

  8. Menurut saya, Dalam kasus kekerasaan terhadap anggota laskar 88 tindakan memiliki peristiwa pemukulan haruslah diselesaikan dengan sungguh_sungguh.salam perubahan

  9. Artikel ini menganalisis pilkada manggarai sebuah catatan apresiatif terhadap pola berdemokrasi di manggarai dan rencana masa depan untuk kabupaten tercinta ini

  10. Sebenarnya kalau memang mengerti dengan keadaan, mereka bisa menerima kekalahan itu dengan ikhlas. Namun, karena kurangnya berdiskusi dengan pihak lain jadinya mereka menganggap bahwa pilkada ini ajang dimana menunjukkan kekuatan fisik siapa yang paling kuat.
    Walaupun mereka melakukan kekerasan terhadap pihak yang satu, kekalahan atas pilkada saat itu tidak bisa diubah. Melainkan mereka berhadapan dengan pihak yang berwajib. Entah seperti apa hasil akhirnya, tetapi nama baik suatu paslon sudah tidak idah lagi di tenga-tengah masyarakat akibat ulah tim pemenang pilkada.
    Kalau mereka bisa ambil kesimpulan, pilkada suatu daerah hanyalah ajang merebut kekuasaan sepihak yang nantinya akan membangun seluruh daerah kabupaten tersebut dan bukan hanya membangun tim-tim pribadi setiap kandidat.
    (Magnus Tarmin)

  11. Menurut saya sebuah masalah dalam suatu pilkada tidak seharusnya diselesaikan dengan tindakan kekerasan.

  12. Kerusuhan dupicu karena berbeda pilihan antar warga saling siku,Setidaknya bagi para warga yg berbeda pendapat dan berbeda pilihan harus saling mendukung jika calon bupati yg terpilih sudah menang.bukan karena beda tim sehingga menjadi kerusuhan.berprinsiplah bahwa bupati yang menang adalah bupati kita bukan hanya bupati untuk para tim dan warga yg memilihnya saja.

  13. Menurut saya pak ,untuk menyelesaikan persoalan itu tidak seharus dengan kekerasan .menyelesaikan persoalan persoaln itu di pihak yang berwajib.setidaknya kandati pilkada sudah berlalu,kebenaran harus di ungkapkan dan keadilan menjadi kenyataan bagi semua pihak.

    (Yuliana Devina)

    Tabe pak

  14. Menurut saya, mereka harus menerimah kekalahan dengan iklas, tidak perlu membuat masalah, dan jangan menganggap bahwa pilkada ini ajang dimana menunjukan kekuatan fisik siapa yang paling kuat.
    selesaikan secara baik-baik dan mari mendukung pemimpin yang baru.

  15. Saya setuju dengan pernyataan bapak sangat memotivasi sekali dalam menjalani kehidupan bahwa ” rasa takut yang benar hanyalah pada kebenaran,keadilan dan kebaikan.
    Dan bertindak tegas terhadap pihak pihak yang memperlambat arus pembangunan adalah suatu yang seharusnya.selamat beraktivitas pak semoga sukses selalu dalam karya karya Bapak👍 (Marselina Ndahul)

  16. Menurut saya,tidak setiap persoalan diselesaikan dengan kekerasan,setidaknya semua orang harus bisa menerima keadaan yang ada, bukan malah melakukan kekerasan yang tidak bisa menghasilkan apa apa dan semua orang harus bisa menerima bahwa pemimpin yang menang adalah pemimpin kita dan semua orang melihat bagaimana cara pemimpin yang kita percayakan membangun daerah kita.

  17. Menurut pendapat saya,terkait masalah laskar 88 untuk menyelesaikan persoalannya harus dengan baik tanpa melalui kekerasan
    Karena siapapun bupati yang terpilih itu merupakan pemimpin yang baik berdasarkan hak pilih dari semua masyrakat karena yakin dan mampu untuk memimpin masyarakatnya.sebenarnya pihak yang kalah bisa menerima kenyataan tanpa membuat kerusuhan….. Restituta Setia Jelis

  18. Dilihat dari artikel saya memberikan saran terhadap kita semua masalah tidak harus diselesaikan dengan kekerasan entah maslah dalam segi politik atau masalah apapun, gunakan etika dan pikiran yang bermanfaat dalam menyelesaikan maslah agar tidak adanya keruntuhan Rasa persaudaraan dalam masyarakat apalagi dalam kaitan dengan kasus yang berkaitan dengan politik diatas. (Laurensia jelu)

  19. Dari artikel diatas dapat disimpulkan bahwa,pilkada tahun ini sangat menyudutkan satu sama lain,hingga terjadi pemukulan,adu mulut dan macam-macam kekerasan lainnya.
    Saya sebagai mahasiswa atau generasi penerus sangat menyayangkan hal ini,jika anak-anak muda diperlakukan seperti ini mau jadi apa Indonesia ini nantinya,sama saja mereka mengajarkan kekerasan pada gernerasi penerus bangsa.Dan, semoga kasus ini cepat terungkap dan bisa berdamai satu sama lain. Terima kasih

  20. Menurut pendapat saya tindakan kekerasan yang dilakukan dalam pesta demokrasi tidak pantas dilakukan dalam kehidupan bermasyarak/berpolitik.kita sebagai masyarakat harus menerima dgn hati yg iklas siapapun yang berhak memimpin dalam suatu pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button