Joko Widodo dan NTT, Secercah Harapan

- Penulis

Selasa, 5 Desember 2023 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jokowi diterima secara adat Manggarai (sumber: secretariat negara).

Foto: Jokowi diterima secara adat Manggarai (sumber: secretariat negara).

Kanisiusdeki.com – Hari-hari ini ramai diberitakan tentang rencana kedatangan Presiden RI Ir. Joko Widodo ke beberapa kabupaten di NTT. Dalam notulensi rapat Pemprov NTT pada Kamis, 30 November 2023, disebutkan empat wilayah yang akan didatangi Jokowi, sapaan akrab orang nomor satu RI itu. Kabupaten itu antara lain: Manggarai Barat, Manggarai, Nagekeo dan Kota Kupang. Namun sayangnya, kunjungan beliau kali ini batal. Belum ada konfirmasi alasan menyangkut pembatalan ini secara resmi.

Harus diakui bahwa Presiden Jokowi sangat kerap datang dan mengunjungi NTT. Ada dua jenis kunjungan yang dilakukan beliau. Pertama nian, meresmikan pelbagai mega proyek infrastruktur bagi NTT. Pembangunan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium sangatlah memukau kita. Konsep ketertinggalan yang disebabkan oleh jarak yang jauh dengan pusat, Jakarta, kini diperpendek Jokowi dengan dua jam penerbangan langsung. Sebagaimana dalam konsep pembangunan yang termaktub dalam Nawacitanya, pembangunan dari pinggiran, Jokowi mempresentasikan kehadiran negara untuk membangun kawasan Labuan Bajo secara serius dan tuntas.

Tak hanya berfokus pada pariwisata Labuan Bajo, ia juga memerhatikan daerah lain sesuai potensi yang dimilikinya. Beberapa bendungan raksasa dibangun Jokowi untuk mengairi ribuan hektar sawah dan menyediakan pasokan air untuk pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat. Di Pulau Timor Jokowi membangun bendungan Raknamo, Rotiklot, Temef dan Kolhua. Di Flores ada bendungan Napun Gete di Sikka dan Ir. Sutami Mbay di Nagekeo. Pembangunan bendungan ini menjadi sebuah upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, selain berfokus pada kesejahteraan masyarakat, Jokowi juga hadir di Kabupaten Ende pada peringatan Hari Kelahiran Pancasila, 1 Juni 2022 lalu. Kehadirannya ingin menandaskan eksistensi bangsa melalui peristiwa kelahiran Pancasila di Ende, Flores, NTT. Peristiwa itu serentak sebuah proklamasi tentang Ende sebagai situs sejarah pembentukkan bangsa Indonesia. Pengalaman Presiden Soekarno berdampingan dengan masyarakat Ende yang plural membangun identitas kebangsaan baginya ketika mempersiapkan kemerdekaan negeri tercinta ini.

Selain Soekarno yang mengunjungi Ende dua kali sesudah ia menjadi presiden, setelahnya tidak ada presiden yang datang ke wilayah itu. Bahkan ketika Soeharto mengunjungi Sikka pada 1 April 1982 dan Borong tahun 1981 di masa awal kekuasaannya, ia tak menghampiri Ende. Padahal di masa Orde Baru, Pancasila sebagai sebuah entitas bangsa ini sangat getol dibicarakan dan bahkan dijadikan ideologi tunggal.

Absennya Presiden Soeharto ke Ende, demikian presiden selanjutnya, termasuk Megawati, memberi ruang lemah bagi kerinduan anak bangsa ini bagi pengakuan Ende sebagai rahim Pancasila. Megawati selaku anak kandung Soekarnopun tak sampai mengunjungi situs bersejarah itu. Ia hanya sampai pada tahap mengagendakan kunjungan pada masa ia memimpin republik ini. Termasuk setelahnya, ketika ia menjabat sebagai Ketua PDI Perjuangan, Megawati tak jua ke Ende.

Komentar

Berita Terkait

Kemenangan Untuk Rakyat Manggarai (Catatan Pilkada ke-11)
Jangan Ada Intimidasi di Antara Kita
Siapa Layak Memimpin Manggarai?
Incumbent Itu Akhirnya Kalah
Orang-orang Berjiwa Kerdil di Pilkada Manggarai 2020
Cendekia dalam Perhelatan Politik: Menjadi Nabi atau Pengecut?
Membaca Pidato Politik Pak Christian Rotok
Pilkada 9 Desember 2020 Tanpa Selek Kope

Berita Terkait

Selasa, 5 Desember 2023 - 17:17 WITA

Joko Widodo dan NTT, Secercah Harapan

Selasa, 29 Desember 2020 - 18:49 WITA

Kemenangan Untuk Rakyat Manggarai (Catatan Pilkada ke-11)

Jumat, 4 Desember 2020 - 10:41 WITA

Jangan Ada Intimidasi di Antara Kita

Senin, 16 November 2020 - 11:31 WITA

Siapa Layak Memimpin Manggarai?

Kamis, 12 November 2020 - 11:57 WITA

Incumbent Itu Akhirnya Kalah

Kamis, 12 November 2020 - 11:28 WITA

Orang-orang Berjiwa Kerdil di Pilkada Manggarai 2020

Jumat, 16 Oktober 2020 - 22:44 WITA

Cendekia dalam Perhelatan Politik: Menjadi Nabi atau Pengecut?

Sabtu, 26 September 2020 - 22:32 WITA

Membaca Pidato Politik Pak Christian Rotok

Berita Terbaru

Foto: Jokowi diterima secara adat Manggarai (sumber: secretariat negara).

Politik

Joko Widodo dan NTT, Secercah Harapan

Selasa, 5 Des 2023 - 17:17 WITA

Buku

Petrus Djawa Sury, Pengabdian Tanpa Batas Pada Kebaikan

Sabtu, 11 Nov 2023 - 11:10 WITA

Berita

Kreba Di’a Dite, 1 Tahun Media Paroki Kumba

Senin, 25 Sep 2023 - 11:49 WITA

Foto: Erat menggenggam tangan anak-anak Ende, memotivasi, memberi spirit untuk menghasilkan Generasi Emas 2045 (sumber: Humas Kab. Ende).

Sosok

Membangun Generasi Emas Kabupaten Ende

Selasa, 15 Agu 2023 - 19:33 WITA